Assalaamualaikum akhi/ukhti fillah ......

Selamat datang di blog imacantik ....

assalaamualaikum

Minggu, 08 September 2013

Pendaftaran FIM 15 telah dibuka

Forum Indonesia Muda

FIM (Forum Indonesia Muda) adalah sebuah forum independen yang beranggotakan pemuda dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi maupun organisasi kepemudaan di Indonesia, dari Aceh sampai Papua, bahkan yang sedang berada di luar negeri.
Setelah sukses menyelenggarakan Leadership & Life Skill Training selama 1 dekade, tahun ini FIM kembali mengadakan pelatihan untuk angkatan

Kamis, 23 Mei 2013

mengenal K.HRahmat Abdullah



Rahmat Abdullah, yang seringkali dipanggil Bang Mamak oleh warga Kampung Kuningan ini, meskipun lahir dari pasangan asli Betawi, namun ia selalu menghindari sebutan Betawi yang dianggapnya berbau kolonial Belanda. Ia lebih bangga dengan menyebut Jayakarta, karena baginya itulah nama yang diberikan Pangeran Fatahillah kepada tanah kelahirannya. Sebuah sikap yang tak lain lahir dari semangat anti kolonialisme dan imperialisme, serta kebanggaan (izzah) terhadap warisan perjuangan Islam.

Selasa, 21 Mei 2013


Bumbu-Bumbu Ukhuwah Islamiyyah
Hafizhah Dzikra
Sembari mengenang serpihan-serpihan cerita yang melengkapi bumbu kehidupanku. Kisah awal tarbiyah di hidupku merupakan untaian-untaian gelora ukhuwah yang tak pernah padam. Kalau bukan karena ukhuwah, tak akan mungkin aku bisa menggapai perubahan itu. Kalau bukan karena ukhuwah, tentu sampai detik ini tak akan ada yang mempedulikanku. Sekali lagi, kalau bukan ukhuwah Islamiyyah, tentunya aku tidak berada dalam barisan panjang di sejarah dakwah ini. Karena ukhuwah Islamiyyah-lah Allah membuka hidayah kepadaku sehingga aku bisa tarbiyah (di baca: pembinaan secara berkelanjutan).
Masa lalu!
Tak ada orang yang ingin kembali ke masa lalu, apalagi jika masa lalunya itu kelam melintang hidup tanpa tahu tujuan ke depan. Namun, harapan-lah yang menyulam kepingan-kepingan impian sehingga itulah yang memotivasi mengapa banyak insan selalu bergerak dan terus bergerak mempertahankan kehidupan. Di sanalah terciptanya sebuah peradaban.
Jika di suruh menceritakan masalalu, aku seringkali kebingungan. Apa yang ingin ku ceritakan? Masalaluku biasa-biasa saja. Mulai dari SD, SMP dan lanjut ke SMA. Tak ada sesuatu yang menghebohkan seperti teman-temanku yang mempunyai kebanggaan tersendiri ketika masih berstatus pelajar. Ada yang mampu meraih prestasi-prestasi yang mengharumkan nama sekolah dan kota dimana dia bernaung. Tetapi diriku? Hanya berkutat pada prestasi pribadi. Ya! Menjadi juara umum dari tahun ke tahun, bagiku itu sudah cukup membanggakan sebagai pelajar. Begitulah pikiranku saat itu. Baru juara umum saja aku sudah sombong dan angkuh. Tetapi, walaupun begitu, justru aku muak menyusun piala demi piala di rumahku sendiri. Aku merasa tidak nyaman. Jadi, jangan heran jika bertandang kerumah tidak menemukan piala. Bahkan dosis kemuakan yang kurasakan paling memuncak saat itu, ketika aku sedang semangatnya mengurusi urusan pribadiku, untuk mengikuti PBUD di Universitas Riau. Secara adminitrasi aku lulus (dengan lampiran nilai raportku), namun di lain hal aku juga tidak mengerti mengapa aku bisa tidak lulus?
Karena hal itulah aku sempat trauma. Sangat-sangat trauma. Karena aku merasa, percuma aku meraih prestasi gemilang ketika di Sekolah. Selalu menjadi pemuncak. Tetapi, di Universitas selevel UNRI saja aku tidak lulus? Hati ini tidak menerima ketidaklulusan ini. Maka dari itu, ketika ada kesempatan SNMPTN-2009, tidak ada lagi semangat untuk mengikutinya. Aku abaikan kesempatan itu. Aku daftar di Al-Azhar komputer (Sukajadi) jurusan Akuntansi komputer. Belum genap setahun, tawaran kerja datang padaku. Aku tentunya menerima tawaran itu. Padahal saat itu bertepatan dengan SNMPTN 2010. Aku melepaskan kesempatan keduaku. Inilah aku! Admin di kantor CV NILAM SARI!
Keangkuhanku menjelma lagi. Batinku berkata, hmmm ternyata aku hebat! Tanpa perlu susah-susah kuliah, aku bisa kok mendapatkan kerja yang bergengsi. (untuk mencapai sebagai admin si suatu kantor, biasanya memerlukan ijazah S1, seperti rekan kerjaku, mbak Laila). Bahkan rekan kerjaku iri kalau gajiku dengan gajinya di setarakan. Walaupun atasanku mengatakan, gaji tidak mesti melihat background ijazah, tetapi melihat ketekunan dan kedisiplinan dalam bekerja. Aku dan rekan kerjaku sungguh berbeda. Aku yang selalu datang tercepat dan pulang terlama, sedangkan rekanku datangnya lama dan pulangnya cepat, padahal gaji dia lebih besar padaku. Tugas kami sama! Sama-sama mengurus utang piutang perusahaan.
Ternyata? Allah yang berkuasa membolak-balikkan hati ini! Entah mengapa tiba-tiba aku yang super semangat dan professional dalam pekerjaan merasakan kejenuhan. Aku sering menyalahkan atasan (bos). Aku membenci tugas-tugas lembur. Aku selalu kepingin enjoy. Meminta gaji besar namun malas di kasih tambahan kerja (lembur). Capek jika dokumen turun, apalagi rekan kerjaku sudah berhenti otomatis aku yang mengelola sendiri. Sehingga, kejenuhan dan tekanan karena tugas-tugas pekerjaan itulah keputusan untuk berhenti bekerja semakin menggebu-gebu. Setelah lebaran aku menganggur.
Segenggam hidayah dari dunia maya!
Ketika itu aku hanya berniat menemani sahabatku mencari pekerjaan. Sedangkan aku belum ada niat untuk mencari kerja lagi. Aku masih jenuh. Sebagai sahabat yang baik, tentunya kita membantunya dalam mencari kerja, apalagi aku ahli dalam mencari-cari info lowongan kerja. Aku mendapatkan info bahwa setiap selesai lebaran di Mall Giant (dekat rumahku) selalu membuka lowongan karyawan. Aku tidak tertarik kerja sebagai SPG! Mungkin aku jenuh kerjanya hanya tegak-tegak seperti itu, lagipula aku malas kerja di tempat keramaian. Aku juga gengsi jika teman-temanku tau aku jadi SPG! Sebagai seorang sahabat, ku bantu dia dalam menulis surat lamaran kerja. Aku temani dia nge-print ke warnet sebrang Giant (4 you net, di samping AbQary travel).
Operatornya bertanya kepadaku, “Mau nyari kerja ya?” aku Jawab, Yup! Tapi temanku yang nyari kerja. Operatornya menjelaskan bahwa di Warnet itu membutuhkan operator cewek yang cantik dan ramah. Wah! Aku merasa tertarik. Aku tulis lamaran kerja (sebagai simbolis saja. Toh ternyata tak di baca juga oleh pemiliknya. Yang terpenting adalah interview di awal). Akhirnya keesokan harinya aku bekerja di warnet. Yang namanya kerja di warnet tentu kita bisa puas-puasin online lama-lama di dunia maya.
Aku percaya ini bukan kebetulan! Aku yakin, Allah ingin menyapaku melalui pemuda itu. Seorang mahasiswa teknik di Padang (saat ini, 2012 ini dia sudah lanjutkan S2 di ITB Bandung). Dari beliau lah aku bisa berkenalan dengan kak Delfa (KAPUT ukmi Ar-Royan Unri 2010). Tak perlu aku ceritakan perihal chattingan dan isinya. Tak perlu juga ku sebutkan siapa pemuda itu. Untuk menjaga dirinya dari sifat sombong, aku tak akan mendiskripsikan tentang siapa dia. Jujur, sampai saat ini aku belum pernah bertemu dengan beliau.
Ketika hidayah menyapa dan merangkulku
Setiap mengingat kisah awal Tarbiyah! Aku selalu ingin menangis. Tak pernah terbayang olehku, bagaimana nantinya kehidupanku jika abang itu tidak menyapaku di dunia maya (baca : facebook). Aku juga tidak tahu, bagaimana nasibku sekarang ini, jika Allah tidak merangkulku melalui beliau. Ingin rasanya aku kesana, ketempat abang itu hanya untuk mengucapkan terima kasih. Tetapi, apalah daya anganku tak kesampaian. Rasa syukurku hanya mampu ku ungkapkan dengan melaksanakan nasihat-nasihat yang diberikan abang itu. Kami tidak ada hubungan darah, suku, keluarga, ataupun satu kampung. Kami berbeda. Aku dari Sumbar, beliau dari Riau. Ukhuwah Islamiyah inilah yang menjadi penyebabnya, mengapa abang itu mau mengenalkanku dengan seorang akhwat cantik dan sholiha.
Sungguh terekam amat jelas di ingatanku ketika pertemuan pertama dengan kak Delfa. Dengan jilbab birunya yang berkibar dan motor yang dia pinjam, dia luangkan waktunya hanya untuk bertemu denganku. Saat itu, aku memakai baju kemeja pas pas badan dan selendang coklat di lilit. Di jembatan dekat stadion mini itulah kami bercengkrama. Mendekati waktu maghrib, terpaksa kami menghentikan pembicaraan. Kak Delfa mengantarkanku hingga sampai rumah. Kalau boleh jujur, beliau merupakan satu-satunya kakakku sekaligus murobiahku yang sudi bertandang kerumahku.
Halaqoh pertamaku sungguh asing. Aku saja merasakan merinding. Suasana seram yang kurasakan karena teman-teman satu halaqohku memakai baju-baju besar dan jilbab besar semua. Sedangkan aku?? Aku tidak punya! Hikss :`(
Rihlah pertamaku juga begitu! Pertanyaanku yang menurut mereka aneh, tak sengaja keluar. Kutanya, Kak, boleh pakek celana gak? Dengan santai dan senyuman kak Delfa menjawab. Boleh dek. Tapi, lapisi dengan rok ya! Lapisi dengan rok? Itu mah sama aja dengan makek rok. Gitu batinku menggerutu. Aku memang tomboy! Aku tidak terbiasa memakai rok, yang menurutku sangat ribet. Gak bebas kalau melangkah. Akhirnya aku memaksa diri untuk membiasakan memakai celana di lapisi rok. Alhamdulillah sampai sekarang aku telah terbiasa. Cuman aku belum bisa mengubah cara jalanku yang terkesan terburu-buru seperti jalannya laki-laki. Tak terhitung lagi entah sudah berapa rok yang robek karena keaktivan langkahku. Aku tidak peduli. Robek kan bisa di beli yang baru.
.........
kalau mau membaca tulisan ini selengkapnya, silakan pesan bukunya
Untuk Pemesanan Bisa Menghubungi
Fikri: 085278652851
Ema: 085365100824
Icil: 085265999720
Atau mendatangi agenda-agenda Fkii dan Rohis-Rohis Fakultas .

Rabu, 13 Februari 2013

Valentine NO! Kasih sayang yess!



Assalaamu'alaikum...
Utk saudara/i-ku (adik2ku, kk2ku n teman2 seperjuanganku), Tahukah engkau, besok hari apa? tanggal berapa? ya, Besok itu tanggal 14 Februari , yang "kata orang" hari valentine.
dan,.....
bukan sok ingin menceramahi kamu, ..sama sekali bukan!
hanya ingin sekadar sharing, bahwa "merayakan valentine day's", tidak ada manfaatnya, lagipula itu bukan budaya kita (Indonesia, serta bukan bertentangan dgn islam). Jadi, mengapa kita juga ikutan susah-susah, nyari coklat, kembang, bunga, nge-date dgn orang yg bukan halal dgn kita? [ngabisin duit, ngabisin waktu] dan... mengapa kita bela2-in itu? Apakah saudara/i-ku sadar? Kalau kita telah 'dijajah' oleh mereka (pemikiran barat?)

Bukan karena Ima sok 'alim, dan pake2 menasehati bawa2 agama. Bukan... tetapi,tak ada salahnya kalau kita saling nasehat-menasehati..

Tidakkah kita sadar?
Media-media di TV, telah menjajah pemikiran kita?
mereka telah menyuguhkan kita, dengan berbagai acara-acara menarik, yang "katanya, spesial hari valentine". [cek aja di TV2]

Mari....
saudara/i-ku sayang...
kalau bukan kita yang peduli dgn masa depan bangsa ini? Siapa lagi?
Apakah teman2 'bahagia', melihat cewe2 generasi Indonesia udah kehilangan harga diri/keperawanannya di hari tersebut? enggak kan?

kalo gitu, ayok kita beramai2 menolak budaya kaum kafir.
Bismillah! utk sahabatku muslimah yg belum menutup aurat dgn baik, ayukk kita mencoba menutup aurat yg benar [tidak ketat dan jilbab menutup dada]. karena, pelecehan kaum wanita, disebabkan oleh auratnya yg 'menggoda' sang lelaki..

Mariii selamatkan generasi kita!
Allaahuakbar

Ya Allah, Hamba telah menyampaikan... saksikanlah

Bukan karena sekadar ingin mengikuti lomba Fkii Asy-Syams dan berharap dapet like banyak. Ohh bukan itu. Toh, selama ini emank sering dapet like byk,kok. :P (weeekss) heheh, peace... yg mo like silakan, mo share juga boleh... dakwah dgn cara apasaja, mo lisan, tulisan ataupun dakwah dgn keteladanan

Yok biokot Valentine day's!
#Dukung 14 Februari sbg hari menutup aurat internasional :)
:) :) :D ^_^ :) ^_* :)
syukron (makasih)

Valentine No...Kasih Sayang Yes'

foto di bawah ini, aksi FSLDK n KAMMI di malang :)

ini blog FKII


oy, ima buat tulisan ini di blog, karena saran teman2, liat di sini :

Minggu, 16 Desember 2012

Tafsir Paradigma Gerakan KAMMI



KAMMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia)... hayo, ada yang tau nggak, apa bedanya Mahasiswa Islam dengan Mahasiswa Muslim ? (ehem.., hehe)

MUSLIM NEGARAWAN!! Begitulah jargon aktivis KAMMI.
Pemuda Muslim yang mempunyai cita-cita besar untuk memelihara Negara dari rongrongan Kapitalisme Barat dan Rongrongan Aktivis yang teriak2 dan akan menghancurkan keutuhan NKRI...
Pemuda Muslim yang mengamalkan Islam secara KAFFAH dan tidak ada pemisahan agama dengan hidup (seperti doktrin kau sekuler).

Dauroh ini menempa semangatku




Setelah melepas dari dauroh yang tahap pertama, aku melanjutkan ke dauroh tahap 2 (dauroh marhalah 2) KAMMI. Pertengahan November 2012, bertepatan dengan 01 Muharram 1434 dan bertepatan dengan peristiwa perang di Gaza (Palestina di Rudal Israel). Pelatihan ini tidak yang seperti aku sangkakan. Begitu disiplin. Saking disiplinnya, tak ada waktu untuk cekikikan, bernafas dan santai sejenak. Waktu ini terpakai (dimanfaatkan) untuk hal-hal yang bermanfaat kebaikan, tidak ada sedetik-pun di habiskan untuk kesia-siaan.

aku dan kamarku

Malam hari. 21.36.
Tanpa terasa aku sudah berjam-jam di depan layar laptopku, hari sudah sangat larut. Aku juga heran, mengapa kejenuhan ini tak kunjung datang. Aku tak pernah merasa bosan berdiam diri di kamar ini. Untuk saat ini, aku masih sendiri belum mempunyai "kawan" dalam bermain-main di kamar ini.

Sabtu, 20 Oktober 2012

mimpi Risma

Disaat adik-adik membuat 100 impian, ima juga semangat dan merasa termotivasi membuatnya
terus  gali impian dan ima tulis,...
ayokkk! mari bermimpi dan mari kita bersama2 mewujudkan :)
...
  1. bisa memasak & menghilangkan kebiasaan buruk saat tidur.
  2. membereskan rumah dan merapikan kamar,

Kamis, 12 Juli 2012

Ya ALLAH, kadang-kadang hambaMu ini lemah,maka Kau kuatkanlah. Kadang-kadang dia resah,maka tenangkanlah. Kadang-kadang dia gentar,maka campakkanlah keberanian ke dalam hatinya. HambaMu meminta,maka kabulkanlah. Dia berjuang,maka permudahkanlah. Dia menuntut ilmuMu,maka faqihkanlah. Dia sangat sayang padaMu,maka sayangilah dia. Dia yakin padaMu,maka Kau Maha Tahu apa yang terbaik untuknya..

Rabu, 15 Februari 2012

Mengukir Sejarah Baru Bersama FLP


Mengukir Sejarah Baru Bersama FLP
Tak Kenal maka Ta’aruf
Aku masih teringat ketika tahun 2007 saat masih duduk di kelas 1 SMA, aku yang rajin duduk berjam-jam di Perpustakaan, mengacak-acak buku Perpustakaan Sekolah sambil

ima cantik